Tuhan...
aku capek dengan kehidupanku...
ingin sekali aku mengakhiri hidup ini...
tapi Tuhan mungkin dosaku lebih banyak dari amalku...
aku tak siap sebenarnya Tuhan..
tapi kenapa selalu seperti ini...
hari demi hari makan susah aku pahami...
aku seperti orang gila yang tak tahu harus gimana lagi...
Air mata ini selalu menetes setiap saat...
setiap waktu...setiap apa aja yang membuat aku teriangat akan kehidupanku...
Tuhan berilah mukjizatmu...
capek aku dengan semua ini...
harus bagaimana lagi aku menjalani hidupku...
aku sudah banyak mengecawakan kedua orang tuaku....
aku sudah banyak membuang waktuku didunia ini dengan sia-sia...
aku tak mengerti akan kehidupan ini...
semakin hari semakin hidupku tak menentu...
entah apa yang membuat aku seperti ini...
aku tak tahu akan semua ini terjadi...
aaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrggggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
ingin aku berteriak...
sekeras mungkin.............
"mengapa semuanya terjadi padaku???? aku harus bagimana??? hiks..hiks..hiks.. ;( "

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Saat ku terdiam dan sendiri
Pandangan kosong tanpa arti
Terbayang wajahmu dihati
Di relung jiwa yang hampir mati
Mawar yang kau berikan waktu itu
Kini harumnya tak seperti dulu
Bahkan kelopaknya pun sudah layu
Hanya durinya yang masih tajam melukai hatiku
Andai kau tahu
Hatiku hancur olehmu
Menunggumu di depan pintu hatiku
Berharap kau akan kembali padaku
Menghampiriku dengan senyum dibibirmu
Dan berkata?
Aku kembali untukmu
* ASAKU *
Dalam sepi aku merenung
Dalam sunyi aku bimbang
Rasa ini tak menentu
Sungguh semuanya tak terasa lagi
Bahkan ini akan menyiksa batinku
Fikiranku kacau entah kemana
Tak ku sangka-sangka akan begini akhirnya
Tuhan bantu aku terlepas dari semua ini
Belenggu, gundah, gelisah, bimbang
Rasaku mungkin telah mati
Karena rasaku telah teracuni oleh fikiranku yang kacau ini
Bahkan kebahagiaanku tak pernah kunikmati
Bersama belenggu yang kurasakan..
Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu
Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu
Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu
Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.
I'm not adept to attract men