Sabtu, 13 Oktober 2012

PUISI TENTANG PERSAHABATAN


Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi

persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi

membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,

tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha

pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,

karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun


ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.



ANDAI KAU TAHU

Saat ku terdiam dan sendiri
Pandangan kosong tanpa arti
Terbayang wajahmu dihati
Di relung jiwa yang hampir mati
Mawar yang kau berikan waktu itu
Kini harumnya tak seperti dulu
Bahkan kelopaknya pun sudah layu
Hanya durinya yang masih tajam melukai hatiku
Andai kau tahu
Hatiku hancur olehmu
Menunggumu di depan pintu hatiku
Berharap kau akan kembali padaku
Menghampiriku dengan senyum dibibirmu
Dan berkata?

Aku kembali untukmu

* ASAKU *

* ASAKU *

Dalam sepi aku merenung
Dalam sunyi aku bimbang
Rasa ini tak menentu
Sungguh semuanya tak terasa lagi
Bahkan ini akan menyiksa batinku
Fikiranku kacau entah kemana
Tak ku sangka-sangka akan begini akhirnya

Tuhan bantu aku terlepas dari semua ini
Belenggu, gundah, gelisah, bimbang
Rasaku mungkin telah mati
Karena rasaku telah teracuni oleh fikiranku yang kacau ini
Bahkan kebahagiaanku tak pernah kunikmati
Bersama belenggu yang kurasakan..